Laman

Senin, 06 April 2009

Operasi yang tiba-tiba


Memang Allah swt Maha Kuasa atas segalanya.... kita sebagai makhluknya tidak tau apa yang akan terjadi walaupun hanya satu detik yang akan datang... maka jangan lupa setiap AKAN melakukan sesuatu atau berjanji senantiasa ucapkan "insya Allah"....

saya akan bercerita sesuatu yang terjadi pada akhir bulan Maret - sampai dengan awal April ini...

Ketika saya bertugas di Surabaya tanggal 12 Maret - 15 Maret 2009 untuk memberikan materi tentang Akuntansi kepada rekan kerja di Cabang Surabaya....dan menginap pada salah satu hotel... tiba-tiba hari sabtu pagi, suara bergemuruh menggangu kenyamanan tidur, dan ternyata manajemen hotel melakukan fogging pada halaman hotal tanpa ada pemberitahuan.... keruan saja saya langsung bentak-bentak petugas hotel yang tidak memberikan konfirmasi akan adanya fogging. Hal ini saya lakukan karena saya memang sensitif terhadap asap, seperti asap rokok dan asap fogging seperti itu. Pada saat itu pula saya langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan hotel, dan langsung memperoleh asupan oksigen di ruangan gawat darurat, supaya tidak berkelanjutan...

Karena saya fikir harus menyampaikan materi, akhirnya saya paksakan untuk kembali ke hotel pada jam 8, untuk menyampaikan materi kepada rekan-rekan yang sudah hadir di lokasi hotel tempat saya menginap... dan alhamdulillah... selama 2 hari sabtu-minggu saya bisa menyampaikan materi dengan baik....mungkin waktu di Surabaya, fisik saya punya motivasi untuk menyelesaikan materi, karena kalau tidak, acara dibatalkan dan akan memakan waktu lagi kembali ke Surabaya....alhamdulillah...
Karena Sampai di Bandung, kondisi badan ternyata semakin menurun, dengan suhu badan panas tinggi selama 2 hari, selanjutnya pada hari ke 3 (Rabu) dicek oleh dokter ternyata saya positif types, dan harus dirawat. Namun setelah di cek ruangan di rumah sakit, penuh.....kemudian kita tlp ke beberapa rumah sakit di bandung, dan faktanya, semua rumah sakit yang dihubungi juga PENUH....saya fikir ini sangat luar biasa, berarti banyak sekali orang yang sedang sakit, sampai-sampai beberapa rumah sakit PENUH...
akhirnya saya putuskan untuk istirahat di Rumah....dan Alhamdulillah... kondisi badan sudah mengalami perbaikan, sehingga pada hari Minggu bisa menemani anak-anak untuk ke toko buku.
Seperti biasa, karena kondisi sudah membaik, hari Senin langsung meluncur ke kantor, walaupun kondisi badan belum fit betul, cuma karena sudah terlalu lama di rumah, berharap menjadi sehat setelah bekerja...Namun apa yang terjadi...jam 2 siang kepala berat sekali, kemudian sy telepon istri tercinta, untuk mendampingi saya ke sebuah rumah sakit yang lokasinya tidak jauh dari kantor. Sampai di RS, kembali diperiksa laboratorium untuk memastikan diagnosa dokter tentang kondisi saya, dan ternyata, sakitnya sekarang bukan types, dokter merasa curiga ada sesuatu masalah (infeksi) dalam saluran pencernaan saya, dan saat itu juga diputuskan untuk dirawat. Dengan berbekal pakaian kantor, akhirnya saya harus dirawat.. dan istri ku yang sangat setia (I love u umi) rela bolak balik dari RS ke rumah untuk juga memperhatikan kondisi anak2 di rumah...

Hari pertama di RS internist yang merawat kemudian merujuk ke Dokter Bedah yang kebetulan saat itu sedang praktek sore hari... dan diperoleh dignosa yang sangat mengejutkan, bahwa dokter curiga ada sesuatu pada saluran pencernaan... dan diputuskan besok pagi nya dilakukan pemeriksaan daerah perut dengan USG dan harus puasa sejak malam hari...

Hari kedua, setelah diperiksa USG, dokter bedah menyampaikan bahwa saat itu juga sy harus di operasi, karena ada pelengketan usus, dan harus diangkat. Dengan berbagai alasan saya menyampaikan bahwa saya ga mau di operasi, dan dokter bedah yang menangani menyarankan untuk konsultasi dengan rekan atau saudara dekat yang mengerti tentang kesehatan berdasarkan hasil lab+USG. Selanjutnya saya tlp 2 orang saudara yang dokter, untuk konsultasi, dan hasilnya sama2... untuk operasi, bahkan kl ga mau operasi saya diminta untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan saya tidak bersedia diperasi dengan risiko sendiri, dan bukan menjadi tanggung jawab dokter/RS.
Penasaran, saya coba konsultasi lagi dengan Saudara yang kebetulan juag bergerak di bidang kesehatan...hasilnya..sama harus....OPERASI.....

Ya Allah.. apa rahasia dibalik semua ini, saya berniat berangkat ke kantor, malah ga pulang, harus masuk rumah sakit, dan langsung operasi pula....dan saat itu pula berkat dukungan istri saya menyetujui untuk OPERASI...yang kata dokter hanya memerlukan waktu 2 jam....
Dan yang terjadi operasi memerlukan waktu 5 jam sampe saya sadarkan diri, kasihan sekali istriku menunggu ketidakpastian sendiri yang katanya 2 jam ternyata menjadi 5 jam....


Alhamdulillah...operasi berjalan lancar..dan betul ada pelengketan usus yang menyebabkan selama ini saya sering ada keluhan pada bagian perut bawah, sering buang air kecil yang seperti ga tuntas, dan setiap pagi setelah sarapan, pasti harus maaf...langsung ke kamar mandi....

Ternyata setelah mengalami kondisi tersebut, diperoleh pengalaman yang luar biasa, dimana pola makan dan olah raga sangat berperan terhadap kondisi tubuh kita. akhirnya saya berkomitmen untuk menjaga pola makan dan olah raga... dan apa yang terjadi saat ini kami sekeluarga sudah terbiasa minimal hari Minggu berolah raga bersama, kemudian saya tambah lagi jadwal untuk bermain Tenis...yang diadakan oleh club olah raga di kantor, yang terasa saat ini adalah kenikmatan melakukan olah raga dan pola makan yang lebih baik... tentu saja untuk kebugaran dan kesehatan.....

Pesannya adalah...

  • MARI KITA JAGA TUBUH KITA DENGAN POLA MAKAN DAN BEROLAH RAGA... TIDAK PERLU MENUNGGU SAMPAI DI OPERASI DULU UNTUK MERUBAH KEBIASAAN BURUK YANG SUDAH SAYA LAKUKAN SELAMA INI
  • HATI-HATI APABILA ADA GEJALA YANG SIFATNYA TERUS MENERUS DAN TERASA ADA YANG SAKIT PADA ANGGOTA TUBUH KITA...SEGERA LAH KONSULTASIKAN KEPADA AHLINYA


Saya baru sempat menuliskan cerita ini, karena setelah selesai operasi, .... 1 minggu pasca operasi... diminta untuk menyampaikan materi di Denpasar... kemudian menyelesaikan beberapa pekerjaan di Jakarta...


salam






2 komentar:

Anonim mengatakan...

memang kita sebagai makhluk yang lemah, hanya bisa berencana, semuanya Tuhan yang menentukan


Wass

husna

Anonim mengatakan...

dibalik semua rahasia ada rahasia....,tuhan tdk pernah tidur,manusia terkadang merasa yg dia kata benar adalah yg terbaik bagi hidupnya,padahal hanya tuhan yg tau mana yg terbaik buat hambanya....keyakinan adalah landasan terbesar sebuah miracle itu ada,dan kedekatan dgn sang pemilik miracle jauh lbh penting,menganggabnya sbg kekasih bukan mitra dagang,smoga kasih tuhan selalu menyertai hidup anda yg menakjubkan....